SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1 mengadakan kegiatan P5 untuk tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan P5 berlangsung selama tiga hari. Kegiatan P5 ini dilakukan serenatak untuk kelas 7, 8, dan 9 dengan tema yang berbeda setiap jenjangnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah sebuah kegiatan kokurikuler yang berfokus pada pendekatan proyek untuk memperkuat upaya dalam mencapai kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel dalam hal konten, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Projek ini dirancang secara terpisah dari kurikulum inti. Tujuan, materi, dan aktivitas pembelajaran dalam projek tidak harus terkait langsung dengan tujuan atau materi pembelajaran dalam kurikulum inti. Institusi pendidikan memiliki fleksibilitas untuk melibatkan masyarakat atau dunia kerja dalam perencanaan dan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Kelas 7 mengambil tema Bagunlah Jiwaraganya dengan subtema Senam Kreasi. Tema Bangunlah Jiwa dan Raganya adalah salah satu tema dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Tema ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani siswa. Sedangkan Senam kreasi adalah senam berirama yang menggabungkan unsur olahraga, budaya, dan tari. Senam ini dilakukan dengan iringan musik atau gerakan bebas yang mengikuti ritme tertentu. Siswa secara bekelompok memilih satu diantara tiga lagu senam kreasi dengan Bahasa inggris yang telah ditentukan oleh tim proyek. Dengan waktu tiga hari yang diberikan,  mulai dari latihan dan hari kedua mereka sudah penampilan kelompok di aula. Hari ketiganya melajutkan penampilan kelompok dan membuat video rekaman senam kreasi masing-masing kelompok. Tujuan senam kreasi, yaitu (1) Menjaga kebugaran tubuh. (2) Mengembangkan kreativitas. (3) Memperkuat kelenturan, keseimbangan, dan kemampuan motoric. (4) Mengenal unsur budaya daerah.

Proyek P5 kelas 8 mengambil tema Gaya Hidup Berkelanjutan dengan subtema Vertical Garden. Tujuan tema P5 gaya hidup berkelanjutan, yaitu (1) Mengajarkan siswa untuk menyeimbangkan kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan. (2) Membantu siswa memahami dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. (3) Membantu siswa membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan. (4) Membantu siswa memahami potensi krisis berkelanjutan. (5) Membantu siswa mengubah kebiasaan buruk dan beralih ke kebiasaan yang lebih baik.

Sedangkan Konsep vertical garden di sekolah adalah penghijauan yang memanfaatkan ruang vertikal di sekolah untuk menanam tanaman. Konsep ini dapat menjadi solusi untuk menyiasati keterbatasan lahan di sekolah. Manfaat vertical garden di sekolah, yaitu (1) Meningkatkan kenyamanan belajar siswa. (2) Meningkatkan kualitas udara di lingkungan belajar. (3) Menciptakan lingkungan belajar yang segar dan alami. (4) Menumbuhkan rasa kesadaran dan tanggung jawab siswa untuk menjaga lingkungan. (5) Memberikan sarana edukasi pengembangan pengetahuan peserta didik mengenai lingkungan hidup. SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1 menuju sekolah Adiwiyata memulianya dengan konsep vertical garden melalui kegiatan proyek P5 ini, dengan melibatkan siswa secara langsung agar siswa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Siswa dapat mendapatkan pengalaman langsung, karena mereka diliatkan mulai dari membawa tanaman hingga menanamnya dalam pot-pot kecil secara berkelompok.

Proyek P5 kelas 9 mengangkat tema Kearifan Lokal dengan subtema Pesta Kuliner Tradisional. Tema P5 kearifan lokal adalah program pembelajaran yang bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada siswa. Sedangkan Manfaat dari kegiatan P5 dengan tema kearifan lokal, yaitu, membantu siswa memahami dan melestarikan nilai-nilai tradisional, membantu siswa memperkaya wawasan tentang keragaman budaya, membantu siswa menghargai dan melestarikan warisan budaya, membantu siswa memperkuat identitas diri, membantu siswa menumbuhkan rasa cinta tanah air, membantu siswa mengembangkan keterampilan praktis, membantu siswa meningkatkan kreativitas.

Pesta kuliner tradisional adalah acara yang menampilkan berbagai jenis makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Makanan lokal khas daerah merupakan salah satu budaya khas daerah yang patut dilestarikan. Mengenalkan makanan khas daerah kepada siswa berkontribusi pada pelestarian budaya daerah sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Tanah Air. Kelas 9 terdiri dari tiga kelas kemudian dibagi menjadi tiga tema daerah untuk menyajikan makanan khas daerah dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Setiap kelas dibagi lagi menjadi empat kelompok kecil kemudian bersama kelompoknya secara kreatif dan inovatif menentukan dan memilih satu diantara makanan khas dari masing-masing daerah tersebut untuk dibuat secara langsung oleh kelompoknya.

Selama tiga hari mereka berkreasi untuk membuat makanan khas daerah tersebut, mulai dari menentukan daerahnya, makanannya, alat serta bahan, dan proses pembuatannya. Membuat infografis dan pada hari ketiga adalah pelaksanaan festival kuliner tradisional, mereka menyajikan makanan yang sudah mereka buat, mendekorasi kelas sesuai dengan tema daerah masing-masing. Menghias stan masing-masing, berpakaian khas daerah tersebut. Pesta kuliner tradisional sanagat meriah dengan konsep masing-masing yang unik dan menarik dari setiap kelas dan kelompok.

”Pengalaman saya mengikuti P5 selama 3 hari adalah sangatt seru, karena kita berkelompok selama 3 hari dapat mengembangkan kerja sama tim, juga menambah wawasan tentang tanam tanaman. Kita juga bisa lebih dekat dengan kelas lain karena guru memberi jam kosong saat kami sudah selesai mengerjakan tugas yang di berikan. Saya sangat suka proyek pada minggu ini”, tanggapan dari Sardo Siswa kelas 8A.

Semoga kegiatan P5 kali ini di semester genap dapat menjadikan semangat baru dalam pembelajaran kedepannya. Tentunya banyak pengalaman dan motivasi yang mereka dapatkan. Mereka semua terlihat senang dan gembira dalam kegiatan proyek ini. Kegiatan yang mereka lakukan bisa menjadi bekal bagi mereka untuk masa depan yang baik.

Sebarkan artikel ini