Oleh: Adel Kalibar

 

Jakarta, 26 Agustus 2025 — SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1 Jakarta Utara telah sukses melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari Senin dan Selasa, 25-26 Agustus 2025, berjalan dengan lancar dan tertib berkat kerja sama seluruh panitia.

Pelaksanaan ANBK dipusatkan di dua ruangan, yaitu Lab Komputer dan Lab Bahasa SMP Strada St. FX 1. Sesi asesmen dimulai pukul 07.30 dan berakhir pada pukul 09.30 WIB. Total peserta yang mengikuti ANBK tahun ini berjumlah 45 peserta didik utama dan 5 peserta didik cadangan. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok, dengan 30 peserta menempati Lab Bahasa dan 15 peserta di Lab Komputer.

Peran Penting Panitia dalam Pelaksanaan ANBK

Kesuksesan ANBK ini tidak lepas dari peran krusial seluruh panitia yang terlibat. Tiga pengawas independen dari sekolah lain, yaitu Pak Mutiha, S.Pd. dari SMP Marsudirini, Ibu Siti Rofiah dari SMP Yusha, dan Bapak Daniel Marihot Simanjuntak dari SMP Advent Anggrek, memastikan proses asesmen berjalan sesuai prosedur dan bebas dari kecurangan.

Selain itu, tim teknis sekolah memainkan peran vital. Pak Side dan Mas Rhendy bertindak sebagai proktor yang bertanggung jawab penuh atas jalannya sistem dan aplikasi ANBK. Mereka memastikan semua data peserta dan soal terunggah dengan benar. Sementara itu, Pak Damar dan Pak Vian bertugas sebagai teknisi handal yang memastikan seluruh perangkat keras, mulai dari komputer, jaringan internet, hingga pasokan listrik, berfungsi optimal. Mereka sigap mengatasi kendala teknis yang mungkin timbul sehingga tidak mengganggu jalannya asesmen.

Tujuan Pelaksanaan ANBK

ANBK merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menilai mutu sistem pendidikan, bukan untuk mengevaluasi peserta didik secara individu. Hasil dari ANBK digunakan untuk memetakan kualitas sekolah dalam hal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Survei Karakter, mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan siswa yang mencerminkan karakter Pancasila.Survei Lingkungan Belajar, mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses pembelajaran di sekolah.

Pelaksanaan ANBK di SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1 Jakarta Utara menunjukkan komitmen sekolah dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan persiapan matang dan kerja sama yang baik antara proktor, teknisi, dan pengawas, seluruh rangkaian asesmen dapat berjalan dengan tertib dan tanpa hambatan. Semoga hasil ANBK ini dapat memberikan masukan berharga bagi sekolah untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pembelajaran di masa depan.

Sebarkan artikel ini