Jakarta- SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1 dalam rangka penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) mengadakan beberapa kegiatan bersama yang secara rutin dadakan setiap tahunnya. Ibadat penutupan Bulan Kitab Suci Nasional pada Jumat, 29 September 2023 yang bertempat di halam utama SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1 Koja, Jakarta Utara. Ibadat penutupan BKSN ini dipimpin oleh Ibu Agnes selaku guru mapel Pendidikan Agama Katolik. Ibadat ini merupakan ibadat gabungan siswa-siswi beserta Bapak/Ibu guru dan karyawan dari SD Strada St. Fransiskus Xaverius dan SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1.

Penutupan BKSN 2023 ini mengangkat tema “Allah Sumber Kasih dan Keselamatan,” kita diajak untuk mendalami tema tersebut. Tema ini terinspirasi oleh dua kitab nabi-nabi kecil, yaitu Yunus dan Yoel. Kedua kitab ini dengan tegas menyatakan “Alla yang pengasih dan penyayang, yang Panjang sabar dan berlimpah kasih setia” (Yun. 4:2; Yl. 2:23). Tema tersebut akan dialami dalam empat subtema dengan berpangkal dari teks-teks pilihan dari kitab Yunus dan Yoel. Berikut keempat subtema tertentu sesuai dengan perikop yang ditawarkan, (1) Kasih Allah menggerakan Evangelisasi Diri (Yun. 1.1-17). (2) Kasih Allah Menggerakan Pertobatan (Yun. 4.1-11). (3) Kasih Allah Menyelamatkan (Yl. 2.23-27). (4) Kasih Allah yang Mempersatukan (Yl. 2.28-32).

 

Dalam ibadah penutupan BKSN ini, bacaan kitab suci yang pilih adalah dari kitab Yoel (Y.l. 2.23-32). Setelah mendengarkan pembacaan kitab suci, siswa-siswi, para guru, dan karyawan secara bersama-sama diminta untuk mendalami kitab suci tersebut dengan beberapa pertanyaan yang membantu. (1) Apa yang dimaksudkan dengan Roh dan kepada siapa Tuhan mencurahkan Roh-Nya? Lihat ay. 28-29. (2) Apa yang dimaksudkan dengan Hari Tuhan? (3) Apa tanda-tanda yang terlihat sebelum Hari Tuhan datang? Lihat ay. 30-31. (4) Apa yang akan terjadi dengan alam semesta sebelum datangnya Hari Tuhan? Lihat ay. 31. (5) Apa yang harus dilakukan agar kita diselamatkan pada waktu Hari Tuhan datang? Lihat ay. 32.

Sharing dan Aksi Nyata

Setelah selesai dengan pendalaman kitab suci tersebu, peserta ibadah diminta untuk sharing dan aksi nyata dalam kehidupan, dengan melihat kedalam diri masing-masing. Teman-teman terkasih marilah kita bertanya kepada diri sendiri, berbagi kisah-pengalaman, dan membangun aksi nyata dengan bantuan pertanyan-pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana saya mengenal bimbingan Roh yang telah dicurahkan atas diri saya sejak dibaptis?
  2. Anugerah apa saja yang saja terima secara cuma-cuma dari Allah dalam hidup saya?
  3. Bagaimana saya memahami adanya perbedaan hobi, bakat, kemampuan di antara keluarga dan teman-teman saya?
  4. Kesulitan-kesulitan apa saja yang membuat saya tidak bisa menjalin persaudaraan sejati dengan orang lain?

 

 

“Dari bacaan kitab suci yang baru didengarkan, kita sebagai umat manusia diajak untuk bisa bertobat melalaui berbagai cara. Ketika kita ingin diselamatkan oleh Yesus, satu diantara syaratnya adalah melakukan pertobatan dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Pengimplementasiannya sebagai pelajar apabila pernah tidak membuat tugas dan marahi oleh Bapak/Ibu guru, maka kedenpnya harus mengerjakan tugas dengan baik dan benar disetiap mata pelajaran, itulah bentuk pertobatan sebagai pelajar,” tutu Ibu Agnes dalam penyampaian sharing dan aksi nyata.

Setelah ibadat penutupan BKS selesai, kegiatan dilanjutkan dengan beberapa perlombaan. Seluruh siswa Kembali ke ruang kelas masing-masing menunggu instruksi dari wali kelas. Beberapa perlombaan antar kelas yang diadakan, yaitu lomba baca kitab suci, Cerdas Cermat Alkitab (CCA), membuat mading, lomba mazmur, lomba melukis, lomba videografis. Setiap kelas mulai dari kelas 7, 8, 9 memepersiapkan dengan baik. Bukan untuk menang atau kalah, tetapi mendidik anak-anak bagaimana mereka menhayati dan mendalami kitab suci yang penuh makna dan menjadikan pedoman dalam kehidupan untuk selalu bisa berada di jalan Tuhan. Setiap perlombaan tersebut membahas tentang isi kitab suci agar para peserta didik lebih memaknai dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Lomba mazmur, setiap kelas hanya diwkili oleh satu orang peserta dengan mazmur pilihanya, yaitu Hendaklah Langit Bersuka Cita (Mzm 98), Utuslah Roh-Mu ya Tuhan (Mzm 104), Singkirkanlah Penghalang Sabda-Mu ya Tuhan (Mzm 95). Lomba Cerdas Cermat Alkitab (CCA), setiap kelas hanya diwakili 1 tim yang beranggotakan 3 orang. Lomba videografis setiap kelas diwakili oleh 1 tim, yang beranggotakan 6 orang, video berdurasi 3 menit maksimal 5 menit, dengan tema “Penerapan Kitab Suci di Era Milenial.”

 

Untuk lomba mading setiap kelas diwakili oleh 1 tim yang beranggotakan 6 orang dengan tema “Penerapan Kitab Suci di Era Milenial.” Lomba baca kitab suci, setiap kelas diwakili oleh 1 orang, piihan ayat yang dibacakan, yaitu Lukas 6:36-38, Matius 18:21-35, dan Matius 25:1-13. Terakhir adalah lomba melukis diikuti oleh para siswa yang tidak berpartisipasi dalam 5 tersebut.

 

Setiap lomba berjalan dengan lancar dan seluruh siswa sungguh penuh semangat dan antusias dalam mengikuti perlombaan tersebut. Perlombaan seperti ini memang setiap tahun ruti diadakan oleh SMP Strada St. FX-1. Berbagai perlombaan yang diadakan ini  dapat memberikan motavasi dan semangat bahkan pengalaman baru bagi peserta didik. Mereka merasa senang bisa berkreativitas aktif bersama teman-temannya. Saling support, bertukar pikiran tentang ide-ide kreatif, kompak, dan bekerja sama dengan baik. Terutama bagi kelas 7, ini merupakan pengalaman baru untuk mereka tentang kitab suci dan hal-hal lainnya.

“Pengalaman saya ,hal menarik dan pelajaran baik yang saya dapatkan hari ini adalah pertama, penutupan ibadat BKSN, setelah pentupan ibadat saya mengikuti lomba Cerdas Cermat Alkitab (CCA)  yang saya rasakan sangat seru, karena saya dapat berkerja sama atau berdiskusi dengan tim saya. Saya juga dapat belajar lebih dalam tentang Injil dan kitab suci. Lomba cerdas cermat kita diajarkan untuk bermain jujur dan berkerja sama dengan saling bertukar ide-ide dalam menjawab pertanyaan,” tutur Vanessa siswi kelas 7C.

“Hal menariknya adalah pada saat mengikuti lomba videofrafis, kami dapat memanfaatkan kreativitas serta menerapkan perilaku kerja sama satu sama lain. Selain itu kami dapat mengetahui bagaimana cara menerapkan kitab suci di nasa milenial,” ujar Maldo satu diantara peserta lomba videografis.

Para siswa benar-benar merasakan hal dan pengalam baru bagi mereka. Mereka sangat merindukan kegiatan-kegiatan seperti ini diluar jam pelajar dalam kelas. “Pengalaman saya hari ini adalah saya dapat mengikuti lomba madding bersama teman-teman saya, saya senang kami dapat berkerja sama dan mendapatkan hasil madding yang bagus sesuai tema dan yang diinginkan. Kami berkerja sama supaya pekerjaan kami cepat selesai, pokoknya seru banget,” ucap Alexandra satu diantara peserta lomba mading.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan setiap tahunnya, sehingga dapat memberikan suasana baru bagi peserta didik. Membangkitkan semangat dan motivasi belajar, serta menumbuhkembangakan sikap spotivitas atar siswa. Semoga. Salam AMDG***

Penulis: Adelbertus

Sebarkan artikel ini