Lomba Paduan Suara untuk  tingkat  SMP  Strada  Cabang  Jakarta Utara Timur. Dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Maret 2018 di Strada Kompleks Bhayangkara. Peserta lomba Paduan  Suara dari  jenjang TK, SD, dan SMP di seluruh Strada Jakuttim. Untuk tingkat TK ada 3 (tiga) peserta, SD ada 8 (delapan) peserta,  dan SMP ada 4 (empat) peserta. SMP Strada Santo Fransiskus 1  dengan kekuatan 30 siswa ikut ambil bagian dalam lomba Paduan Suara ini.

Kegiatan  lomba  Paduan  Suara  dilaksanakan  oleh  Strada  Cabang Jakarta Utara Timur dengan tema “Sportif Dalam Berprestasi” Tema ini diangkat  untuk  semakin  menyadarkan  peserta  dalam  berkompetisi dan  menerima  diri  serta  orang  lain. Tetapi yang  lebih  utama untuk semakin  mencintai,   menghayati,  dan  mewujudkan  visi  misi  Strada serta mencintai budaya daerah.

Materi lomba yang harus ditampilkan oleh peserta tingkat SMP : lagu wajib Mars Strada dan lagu pilihan : Yamko Rambe Yamko, Cing Cang Keling, dan Sirih Kuning. SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1 tampil di nomor undian 2 (dua dengan menyanyikan lagu wajib Mars Strada dengan nada dasar G dan lagu pilihan Yamko Rambe Yamko dengan nada dasar F.

Setelah perlombaan tingkat SMP selesai, ada beberapa hiburan dari beberapa unit sekolah, dari FX-1 mengirimkan band Power Girls  sebagai perwakilan.

Kini saat yang menentukan bagi kami untuk menerima hasil akhir. Untuk penjurian kami boleh bangga dan senang karena salah satu juri yaitu Bapak Ernest Maryanto merupakan pencipta lagu Mars Strada. Dari hasil evaluasi juri khususnya lagu Mars Strada kami mendapat masukan yang berharga untuk bernyanyi dengan benar di kata “Esa” dan harus nampak syair staccato sehingga lagu Mars Strada akan memiliki makna bersemangat dan gagah perkasa.

Dari hasil penilaian juri, akhirnya terpilih juara 1,2,3, dan harapan 1. Akhirnya menjadi kegembiraan dan syukur kami kepada Tuhan karena kami ditentukan sebagai juara 1. Kami sungguh bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Bu Mery yang menjadi pelatih paduan suara. Rasa syukur dan terimakasih ini kami lakukan karena mengingat kami dalam mengikuti seleksi dan latihan yang terasa lelah. Tetapi karena semangat dan keyakinan akan talenta yang Tuhan anugerahkan, menjadikan kami terus melangkah. Tidak dipungkiri bahwa kami juga merasa minder ketika sekolah lain tampil dengan bagus, namun semua terbayar dengan lunas ketika perlombaan diumumkan. Rasa bangga ada dalam diri kami karena boleh mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan dan sekolah tercinta SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1 yang kini berusia 62 tahun menuju 8 windu atau 64 tahun. Profisiat untuk sekolahku yang tercinta SMP Strada St. Fransiskus Xaverius 1.

(Stephanie9C,Grania 9B).

 

Sebarkan artikel ini