Akhir tahun 2020 merupakan waktu di mana SMP Strada St. Fransiskus Xaverius I atau yang sering disebut dengan SMP FX-1 mulai singgah untuk sementara di komplek Bhayangkara, Koja. Hal ini karena adanya relokasi gedung SMP FX-1 pada tahun 2022. Meskipun tidak bekerja di gedung sendiri, tetapi seluruh guru dan karyawan SMP FX-1 mengusahakan yang terbaik segala pelayanan untuk peserta didik. Terlebih di masa pandemi, di mana situasi seolah memaksa guru dan peserta didik untuk mau membiasakan pengalaman belajar yang baru. Dimulai dari sistem belajar blended learning hingga tatap muka 100% dengan protokol kesehatan yang ketat.

Screening Sebelum Masuk Kelas

Kerinduan untuk belajar dan mengajar di ruang kelas akhirnya dapat terwujud di tahun 2022, setelah kurang lebih 2 tahun merasakan pengalaman pembelajaran secara daring. Dalam situasi gedung yang kurang memadai, guru dan karyawan SMP FX-1 tetap mencari solusi yang terbaik agar seluruh peserta didik merasakan pengalaman belajar di masa pandemi, sesuai dengan anjuran pemerintah. Walaupun harus menumpang dan pembelajaran dimulai di siang hari, tetapi antusias peserta didik untuk mengikuti pembelajaran tatap muka sangatlah besar. Hal itu tampak dari beberapa hasil refleksi bersama antara peserta didik dengan wali kelas, mereka lebih nyaman untuk belajar secara luring dari pada daring yang kerap kali membuat fokus mereka tidak bertahan dengan baik ketika guru sedang menjelaskan.

Keadaan Ruang Kelas Terbatas

Semangat peserta didik membuat guru dan karyawan tidak kalah semangatnya untuk melayani pembelajaran tatap muka. Pengalaman mendidik memang lebih nyaman dilakukan secara tatap muka, karena kedekatan emosional antara guru dan peserta didik akan lebih mudah terbangun ketika satu sama lain dapat saling bertukar perasaan melalui pancaran bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Puji syukur sebesar-besarnya kepada Tuhan, walau proses relokasi gedung masih berlangsung, tetapi pembelajaran tatap muka dengan gedung terbatas dapat berjalan dengan semangat tanpa batas, dan pelayanan yang totalitas.

Salam AMDG!

Sebarkan artikel ini