Dikutip dari detik.com, imlek adalah tahun baru dalam sistem penanggalan China yang kerap diperingati dengan tradisi yang unik. Kebudayaan yang sempat dibungkam pada masa Orde Baru ini memiliki tradisi khas dari tahun ke tahun. Misalnya saja pembagian angpao, pertunjukkan barongsai, hiasan lampion, dan juga kue keranjang. Tahun ini merupakan tahun macan air yang bermakna kekuatan dan perlindungan untuk usaha-usaha dalam berbagai bidang kehidupan yang tenggelam di tahun sebelumnya.

Perayaan Imlek baru bisa dengan bebas dirayakan sejak Abdurahman Wahid atau yang sering kita kenal Gusdur mencabut Instuksi Presiden yang dikeluarkan Soeharto mengenai larangan bagi warga Tionghoa merayakan Imlek lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomo 6 Tahun 2006. Kebijakan Gusdur kemudian dilengkapi oleh Megawati Soekarnoputri dengan menetapkan hari raya Imlek sebagai libur nasional. Kemudian SBY melanjutkan pengubahan sebutan “Cina” dengan “Tiongkok” untuk negaranya, dan kata “Tionghoa” untu penyebutan warga keturunan Tiongkok.

Hari ini, tepatnya tanggal 01 Februari 2022, seluruh warga Tionghoa merayakan dengan syahdu tahun baru Cina 2022 dengan sukacita. Bahkan tidak sedikit pun warga yang bukan keturunan Tiongkok ikut meramaikan jalannya perayaan Imlek di Indonesia.

Seluruh keluarga Perkumpulan Strada dan SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius mengucapkan, Selamat Hari Raya Imlek! Gong Xi Fa Cai! Semoga tahun ini segala karir dan usaha dilancarkan dan mendatangkan keberlimpahan rezeki.

Salam AMDG!

Sebarkan artikel ini